Latest Post :
Tempat Wisata Terbaru Kulon Progo

DAFTAR TEMPAT WISATA DI KALIBAWANG KULON PROGO UTARA

Daftar Tempat Wisata Terbaru di Kalibawang Kulon Progo - Kecamatan Kalibawang Kabupaten Kulon Progo terletak di sebelah utara Kulon Progo, wilayah Kalibwang memiliki potensi pariwisata yang tidak kalah indah dibandingkan dengan kecamatan lain di Kulon Progo.
Berikut ini beberapa tempat wisata menarik di Kalibawang Kulon progo:

1. Gua Maria Sendangsono
Gua Maria Sendang Sono terletak lebih kurang 35 Km ke arah sebelah barat kota Yogyakarta. Lokasinya berada di dekat objek wisata Ancol Kalibawang dan Makam Wisata Nyi Ageng Serang serta masih dalam kawasan Desa Wisata Banjaroya Kalibawang (Dewa Bara).

 Goa Maria Lourdes Sendang Sono

Nama Sendangsono sendiri diambil dari istilah “sendang” yang berarti mata air dan “sono”, merupakan nama suatu jenis pohon. Sendangsono berarti mata air di bawah pohon Sono. Pada setiap bulan Mei dan bulan Oktober (Bulan Maria), tempat jiarah Gua Maria Sendang Sono ini selalu ramai dipadati oleh peziarah dari berbagai wilayah di Indonesia. 
Di kompleks Gua Maria Sendang Sono ini terdapat 4 buah rumah panggung yang bisa digunakan untuk beristirahat bagi para pejiarah, terdapat pula 3 buah kapel, yakni: Kapel Tritunggal, kapel Maria (terletak di atas gua, dekat kompleks makam), dan kapel 12 Rasul.

Berdoa di depan Gua Maria Lourdes Sendang Sono yang terletak di belakang pohon sono juga bisa menjadi pilihan untuk mencari ketenangan batin. Banyak orang memanjatkan doa dengan bersimpuh dan menyalakan lilin di depan gua ini.

Gua Maria Lourdes Sendang Sono mendapat tempat istimewa di hati umat Katolik. YB Mangunwijaya, seorang rohaniwan katolik yang terkenal pula sebagai sastrawan pemerhati sosial-budaya, tergerak untuk menyumbang pemikiran untuk Gua Maria Sendangsono. Hasilnya adalah seperti yang bisa dilihat sekarang, sebuah kompleks berarsitektur unik yang pernah memenangkan AGA Khan Award pada tahun 1991 dari kategori bangunan untuk tujuan khusus.

Sendangsono selalu bisa menjadi oasis di tengah gurun pasir dengan pepohonan teduh dan sumber air segar. Disertai iman sepenuh hati, untaian pengharapan lewat doa dan air dari Sendangsono niscaya menjadi berkah bagi kedamaian hidup dan kesejahteraan semua mahkluk beriman. Membawa pulang air sendang dan meminumnya, dipercaya dapat mendatangkan berkah.
 
2. Makam Nyi Ageng Serang

MakamNyi Ageng Serang ini terletak di atas bukit yang berada di wilayah Desa Banjarharjo, Kecamatan Kalibawang kabupaten Kulon Progo lebih kurang 6 Km dari jalan Dekso - Muntilan. Jarak dari pusat kota Yogyakarta lebih kurang sekitar 32 kilo meter atau berjarak sekitar 30 Kilo meter dari kota Wates Ibu kota Kabupaten Kulon Progo.

Makam Nyi Ageng Serang

Makam Nyi Ageng Serang ini dipugar pada tahun 1983 dengan bangunan berbentuk joglo dan telah dimakamkan disini Nyi Ageng Serang beserta abdi dalemnya. 
Garwo, ibu dan wayah dalem yang telah dimakamkan di desa Nglorong, Kabupaten Sragen, pada waktu pemugaran makam dipindahkan ke makam ini. 

Objek Wisata Makam Nyi Ageng Serang  ini lokasinya tidak begitu jauh dengan objek wisata jiarah umat Katholik Goa Maria Sendangsono, hanya berjarak sekitar 2,5 Km sehingga dapat menjadi satu paket perjalanan wisata Anda.

3. Embung Banjaroya Kalibawang

Embung Waduk Mini Bajaroya Kalibawang Kulon Progo Yogyakarta - Lokasi Waduk mini atau Embung Banjaroya ini terletak di Desa Wisata Banjaroya (Dewa Bara), merupakan sebuah desa wisata yang terletak di Jalan Raya Sentolo - Muntilan, Kecamatan Kalibawang, kabupaten Kulon Progo Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Embung Banjaroya Kalibawang

Desa Banjaroya ini memiliki beberapa obyek wisata menarik andalan yang sudah cukup dikenal seperti: Goa Maria Lourdes Sendangsono, Ancol Kalibawang, Agro Durian (Festival Durian Menoreh), Makam Kyai KrapyakTsani, Sendang Welas Asih dan Kampung Banjaran dengan mengandalkan kesenian tradisional seperti kethoprak, jathilan, angguk.  Tidak ketinggalan pula makanan khas kuliner lokal Desa Wisata Banjaroya seperti selondok, gula merah serta berbagai aktivitas/kegiatan masyarakat lokal sebagai daya tariknya.

Disamping itu Anda yang mempunyai hoby berpetualang dapat menikmati Sungai Progo  kegiatan rafting atau arung jeram maupun melakukan kegiatan tracking motor trail di sepanjang jalan desa yang masih alami dan sejuk. 

Obyek wisata menarik lainnya yang berdekatan dengan lokasi Desa Wisata Banjaroya yaitu obyek wisata religi Makan Nyi Ageng Serang, selain itu Anda dapat melanjutkan perjalanan ke tempat wisata terkenal Candi Borobudur yang lokasinya dapat ditempuh lebih kurang 30 menit dari lokasi ini.


4. Simbah Kyai Krapyak Tsani
Makam Simbah Kyai Krapyak Tsani merupakan salah satu objek wisata religi yang berada di lokasi Desa Wisata Banjaroya Kalibawang Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, lokasinya tidak jauh dari Objek Wisata Religi Goa Maria Sendangsono (tempat jiarah umat Katholik), Makam Nyi Ageng Serang (salah satu pahlawan nasional wanita) maupun objek Wisata Ancol Kalibawang serta Embung Banjaroya (waduk mini buatan di atas bukit). Makam Kyai Krapayak Tsani ini cukup dikenal oleh sebagian besar penduduk Yogyakarta sebagai tempat ziarah umat Islam khususnya para kaum Nahdiiyin. 
 Makam Simbah Kyai Krapyak Tsani

Pada setiap bulan Sapar menurut kalender Jawa di lokasi Makam Kyai Krapyak Tsani ini diadakan acara peringatan khaul untuk Simbah Kyai Krapyak Tsani yang selalu ramai dipadati para pejiarah. Lokasi Makam Kyai Krapyak Tsani berada di Jalan Raya Sentolo-Muntilan Magelang, tepatnya di Desa Wisata Banjaroya Kulon progo. Rute perjalanan menuju lokasi makam Kyai Krapyak Tsani dapat ditempuh dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum dari arah kota Yogyakarta menuju Muntilan, setelah itu menuju ke arah Watu Congol ke arah Kalibawang.Di wilayah ini Anda dapat menjumpai banyak aneka jenis kuliner khas Kalibawang seperti slondok, gula jawa, emping, wader goreng (sejenis ikan kali) dan sebagainya. 

5. Desa Wisata Banjaroya
Di kawasan Banjaroya ini juga terkenal sebagai daerah penghasil Durian Menoreh yang setiap tahun diadakan acara Festival Durian Menoreh.  Fasilitas wisata yang tersedia di Banjaroya selain sarana transportasi juga tersedia homestay bagi anda yang ingin menginap maupun wisma retreat yang dipergunakan untuk berbagai keperluan retreat, pelatihan, meeting dan sebagainya. 

Objek wisata sekitar daerah ini yang dapat anda kunjungi antara lain: Desa Wisata Banjarasri, Dolan Deso Boro, Puncak Suroloyo, Wisata Alam Nglinggo, Kebun Teh Nglinggo, Grojogan Sewu maupun ke arah Candi Borobudur Magelang.
Itulah sekilas informasi tentang Objek Wisata Religi Makam Kyai Krapyak Tsani di Kalibawang Kulon Progo Yogyakarta. Semoga dapat bermanfaat dan selamat berlibur.

Desa Wisata BanjaroyaDesa Wisata Banjaroya pada tahun 2013 berhasil meraih Juara Harapan I Lomba Desa Wisata Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Daerah Istimiwa Yogyakarta. Desa Wisata Banjaroya atau Dewa Bara  merupakan sebuah desa wisata yang terletak di Jalan Raya Sentolo - Muntilan, Kecamatan Kalibawang, kabupaten Kulon Progo Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Desa Banjaroya ini memiliki beberapa obyek wisata menarik andalan yang sudah cukup dikenal seperti: Gua Maria Lourdes Sendangsono, Ancol Kalibawang, Agro Durian ( Festival Durian Menoreh ), Makam Kyai Krapyak Tsani, Sendang Welas Asih, Embung, dan Kampung Banjaran dengan mengandalkan kesenian tradisional seperti kethoprak, jathilan, angguk.  Tidak ketinggalan pula makanan khas kuliner lokal Desa Wisata Banjaroya seperti selondok, gula merah serta berbagai aktivitas/kegiatan masyarakat lokal sebagai daya tariknya.

Disamping itu Anda yang mempunyai hoby berpetualang dapat menikmati Sungai Progo  kegiatan rafting atau arung jeram maupun melakukan kegiatan tracking motor trail di sepanjang jalan desa yang masih alami dan sejuk. 

Obyek wisata menarik lainnya yang berdekatan dengan lokasi Desa Wisata Banjaroya yaitu obyek wisata religi Makan Nyi Ageng Serang, selain itu Anda dapat melanjutkan perjalanan ke tempat wisata terkenal Candi Borobudur yang lokasinya dapat ditempuh lebih kurang 30 menit dari lokasi ini.

6. Makam Romo Prennthaler

Makam Romo Prennthaler merupakan salah satu objek wisata religi bagi umat Katholik di wilayah Paroki Boro, Nanggulan, Pojok, Klepu maupun wilayah Yogyakarta lainnya. Objek wisata religi Makam Romo Prenthaller ini terletak di Boro Banjarasri Kecamatan Kalibawang Kulon Progo Yogyakarta masih dalam satu lokasi Desa Wisata Banjarasri. Di lokasi Makam Romo Prennthaler ini setiap malam Jumat Kliwon diadakan perayaan misa ekaristi untuk mengenang dan mendulang semangat serta meneladan hidup Romo Prenthaller yang dihadiri oleh para peziarah dari berbagai wilayah, baik dari daerah Kalibawang, Nanggulan maupun Sleman serta wilayah sekitarnya.
 Makam Romo Prenthaller

Menurut sejarahnya Romo J. Prenthaler SJ merupakan salah satu misionaris yang berkarya di daerah sekitar perbukitan Menoreh (Boro, Promasan, Kalibawang, Nanggulan dan sekitarnya), Romo JB.Prenthaler SJ juga yang mempunyai gagasan untuk menjadikan Sendangsono sebagai tempat suci karena airnya sudah diberkati yang sampai saat ini terkenal sebagai tempat wisata religi Goa Maria Lourdes Sendangsono yang lokasinya terletak di Promasan, Bajaroya Kalibawang, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Banyak karya warisan Romo Prenthaller yang sampai sekarang terus berkembang untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bidang pendikan, kesehatan, seperti sekolah, rumah sakit, panti asuhan dan sebagainya.
Kisah perjalanan karya agung misioner Pastor YB Prenthaler SJ ini sudah dibuat film oleh Komisi Komsos Keuskupan Agung Semarang (KAS) dengan judul “Pedibus Apostolorum” yang artinya Jejak Rasul di Perbukitan Menoreh. Film berdurasi 101 menit itu menceritakan perjalanan kerasulan (pedibus apostolorum) Romo Prentaler.

 
Cuplikan Film “Pedibus Apostolorum”

Objek wisata sekitar tempat ini antara lain: Goa Maria Sendangsono, Desa Wisata Banjaroya, Puncak Suroloyo, Desa Wisata Nglinggo dan lain sebagainya.
Demikianlah informasi singkat tentang objek Wisata Religi Makam Romo Prennthaler, semoga bermanfaat.

7. Desa Wisata Banjarasri

Desa Wisata Banjarasri atau Dewi Asri terletak sekitar 35 Km sebelah barat kota Yogyakarta, tepatnya di Boro, Banjarasri, Kalibawang, Kulon Progo, Yogyakarta. Potensi wisata di desa Wilayah di kawasan Perbukitan Menoreh ini cukup beragam, selain nuansa  pedesaan yang masih kental, para wisatawan dapat menikmati pesona alam dan budaya Desa Banjarasi dengan berpetualang di alam, wisata religi Makam Romo JB Prennthaler, napak tilas salah satu Pahlawan nasional Jendral AH Nasution, belajar alat tenun bukan mesin (ATBM), belajar  pertanian, memancing, bermain lumpur, air atau menangkap ikan, maupun kegiatan live in. Berbagai kesenian tradisional seperti seni ketoprak, jathilan, solawatan, gejlog lesung, wayang kulit dapat Anda saksikan ditempat ini, selain itu  belajar membuat kerajinan ataupun naik kereta wisata sambil keliling kawasan menikmati suasana Desa Wisata Banjarasri semua sudah tersedia di tempat ini.


Disamping itu diwilayah ini terdapat pula tempat outbound Dolan Ndeso Boro, yang menyediakan fasilitas home-stay, ruang meeting, ruang pelatihan in/outdoor, camping area, outbound area yang semuanya berada dalam suasana yang nyaman di desa Boro Banjarasri Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo.
Melalui Desa Wisata Dewi Asri (Desa Wisata Banjarasri) mengajak orang untuk menikmati indahnya nilai harmonisasi, baik antar manusia maupun harmonisasi antar seluruh unsur alam.


Desa Wisata Banjarasri pada bulan September 2012 yang lalu berhasil masuk 15 besar Desa Wisata terbaik dan berhak maju mewakili Kabupaten Kulon Progo untuk Tingkat Nasional. Pada akhirnya Desa Wisata Banjarasri berhasil meraih Juara kedua Desa Wisata Terbaik di Indonesia 2012 dan berhak menerima penghargaan dari Kemenparekraf bersama 2 desa wisata terbaik lainnya. Tiga desa wisata terbaik tersebut adalah: Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul, DIY sebagai juara pertama. Disusul dengan Desa Banjarasri, Kecamatan Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, Daerah Istimewa Yogyakarta di posisi kedua serta terakhir Kelurahan Kauman, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah ada di posisi ketiga. 


8. Gua Maria Watu Blencong

Gua Maria Watu Blencong Yogyakarta - Gua Maria Watu Blencong merupakan satu tempat wisata religi bagi umat Katholik di Kulon Progo Jogja, alamat lokasinya berada di Borosuci, Banjarasri, Kalibawang, Kulon Progo, Yogyakarta, tidak begitu jauh dari tempat wisata religi di Jogja lainnya yang sudah populer, seperti Gua Maria Sendangsono, Gua maria Lawangsih maupun Gua Maria Sendang Jatiningsih.
 Gua Maria Watu Blencong

Gua Maria Watu Blencong selalu ramai didatangi umat untuk berdoa secara pribadi, bermeditasi maupun retreat terutama pada bulan Maria yang jatuh pada bulan Mei dan Oktober.

Gua Maria Watu Blencong ini mulai dibangun dan digunakan sejak 1 Januari 2009 yang lalu dan sampai sekarang masih terus dikembangkan. Pemberian nama Gua yaitu Gua Maria Watu Blencong memiliki arti khusus bagi umat setempat yaitu batu yang bisa mengeluarkan cahaya api di malam hari. Tempat wisata religi lain yang berdekatan dengan Gua Maria Watu Blencong tersebut yaitu Wisata Religi Makam Romo Prennthaler jaraknya kurang lebih 1,5 kilo meter. 

Tempat Wisata Terbaru di Kalibawang Kulon Progo, antara lain: Puncak Kuda Sembrani, Wisata Bukit Beton (WBB), Wisata Maung Watu Tumpang, Giri Sembung serta beberapa tempat wisata lainnya yang masih dalam proses pengembangan. 

Itulah Daftar tempat wisata terbaru di Kalibawang Kulon Progo Utara yang dapat anda jadikan sebagai destinasi tujuan wisata anda selama liburan di Kulon Progo. Silahkan Baca Juga: 70 TEMPAT WISATA DI KULON PROGO JOGJA


ANEKA KULINER KHAS KULON PROGO JOGJA

Aneka Kuliner Khas Kulon Progo - Wilayah Kabupaten Kulon Progo Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki beberapa jenis makanan tradisional khas yang disukai banyak orang. Makanan khas Kulon Progo saat ini dapat diperoleh di beberapa tempat yang menyajikan seluruh aneka olahan tersebut, seperti di pasar tradisional maupun toko oleh-oleh Khas Kulon Progo.

Akan tetapi kalau Anda mau menemukan jenis makanan khas yang alami dan langsung dari para pembuatnya, silahkan datang langsung ke pasar tradisional. Biasanya yang masih menjajakan makanan ini dengan cita rasa tempo dulu adalah nenek-nenek yang dijual dengan bungkus daun.

Geblek dan Tempe Benguk

Berbagai jenis makan/kuliner khas tersebut terbuat dari beberapa bahan makanan sederhana tanpa pengawet sehingga membuat aneka makanan olahan tersebut tidak dapat bertahan lama.
Berikut ini Beberapa Jenis Makanan Khas asli Kulon Progo yang harus dicicipi:
1. Geblek
Geblek adalah ciri khas atau kuliner khas Kulon Progo dan terbuat dari tepung tapioca dengan bumbu bawang putih dan pelengkap lainnya. Bentuknya bulat-bulat berwarna putih dengan rasa kenyal atau alot. Sangat nikmat saat dinikmati bersama dengan pasangannya yaitu tempe beguk.

2. Tempe Benguk
Tempe benguk merupakan jenis makanan yang mirip dengan tempe pada umumnya, hanya saja bahan pembuatnya adalah koro. Biasanya dimasak dengan cara di “sengek” atau bumbu santan. Rasanya sangat gurih dan cocok sebagai pasangan saat makan geblek.

3. Growol
Growol terbuat dari ketela singkong dengan rasa khas yang kadang bisa membuat seseorang nyengir karena aromanya. Tapi setelah mencoba pasti akan menghiraukan bau itu. Sebelum pada proses penggilingan singkong akan dibersihkan kulitnya kemudian dicuci hingga bersih.
Setelah itu direndam selama 3 hari baru diolah dan kemudian dikemas dengan keranjang bambu. Untuk ukuran makanan jadul growol termasuk bisa tahan lama karena bisa bertahan selama 4 hari.

4. Cenil atau Cetot
Memiliki ciri khas warna-warni dan bentuk lucu dengan taburan kelapa. Rasanya manis karena taburan gula pasir yang ada diatasnya. Bentuknya saat ini tidak lagi monoton, bisa berbentuk bulat-bulat atau bisa juga berbentuk lonjong. Makanan unik ini terbuat dari sari pati ketela pohon. Di beberapa tempat ada yang mengatakan bahwa cenil ini memiliki nama lain cetot.
Selain 4 makanan asli Kulon Progo diatas sebenarnya masih ada beberapa kuliner lain yang tak kalah jadul dan terkenal. Tapi sebelum mencoba yang lain ada baiknya menuntaskan dengan 4 itu dulu. 


5. Selondok
Wilayah yang paling terkenal sebagai penghasil makanan khas slondok adalah Kalibawang, Makanan selondok terbuat dari singkong yang diolah menjadi makanan yang gurih dan nikmat.

Makanan khas Kulon Progo saat ini dapat diperoleh di beberapa tempat yang menyajikan seluruh aneka olahan tersebut, seperti di pasar tradisional maupun toko oleh-oleh Khas Kulon Progo.

EMBUNG BANJAROYA KALIBAWANG

Embung Waduk Mini Bajaroya Kalibawang Kulon Progo Yogyakrta - Lokasi Waduk mini atau Embung Banjaroya ini terletak di Desa Wisata Banjaroya (Dewa Bara), merupakan sebuah desa wisata yang terletak di Jalan Raya Sentolo - Muntilan, Kecamatan Kalibawang, kabupaten Kulon Progo Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Embung Banjaroya Kalibawang

Desa Banjaroya ini memiliki beberapa obyek wisata menarik andalan yang sudah cukup dikenal seperti: Goa Maria Lourdes Sendangsono, Ancol Kalibawang, Agro Durian (Festival Durian Menoreh), Makam Kyai KrapyakTsani, Sendang Welas Asih dan Kampung Banjaran dengan mengandalkan kesenian tradisional seperti kethoprak, jathilan, angguk.  Tidak ketinggalan pula makanan khas kuliner lokal Desa Wisata Banjaroya seperti selondok, gula merah serta berbagai aktivitas/kegiatan masyarakat lokal sebagai daya tariknya.

Disamping itu Anda yang mempunyai hoby berpetualang dapat menikmati Sungai Progo  kegiatan rafting atau arung jeram maupun melakukan kegiatan tracking motor trail di sepanjang jalan desa yang masih alami dan sejuk. 

Peta Lokasi Wisata Embung Mini Banjaroya Kalibawang segai berikut:

Obyek wisata menarik lainnya yang berdekatan dengan lokasi Desa Wisata Banjaroya yaitu obyek wisata religi Makan Nyi Ageng Serang, selain itu Anda dapat melanjutkan perjalanan ke tempat wisata terkenal Candi Borobudur yang lokasinya dapat ditempuh lebih kurang 30 menit dari lokasi ini.

PESONA GROJOGAN SEWU KULON PROGO

KulonProgo.Biz - Obyek Wisata Grojogan Sewu merupakan salah satu objek wisata yang terletak di Perbukitan Menoreh, tepatnya di Dusun Beteng, Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Konon katanya air di air terjun Grojogan Sewu ini  tidak pernah kering meskipun musim kemarau.
Objek Wisata Grojogan Sewu

Obyek Wisata Grojogan Sewu ini masih sangat alami, tidak banyak yang tahu kalau dibalik rimbunnya pohon yang ada di kawsan Menoreh menyimpan satu air terjun yang begitu jernih.
Obyek Wisata Grojogan Sewu terletak di sebelah barat kota Jogja, kurang lebih sikitar 35 kilometer dari Tugu Jogja ke arah Naggulan Kulon Progo.

Tiket masuk ke Obyek Wisata Grojogan Sewu berupa retribusi sukarela. Kondisi jalan masih alami, hanya menggunakan batu dan kayu untuk memperkuat kondisi jalan. Anda akan mendapat sebuah sensasi tersendiri untuk sampai ke air terjun ini, karena harus melewati perkebunan seperti hutan. Jika anda mendengar suara gemricik air maka anda sudah sampai di air terjun Grojogan Sewu.
Rute Peta Wisata Lokasi Grojogan Sewu Kulon Progo
 Peta Wisata Lokasi Grojogan Sewu Kulon Progo

Objek wisata Grojogan Sewu ini ramai pada saat hari libur, terutama hari minggu. Objek wisata di sekitar Grojogan Sewu antara lain Goa Kiskendo, Waduk Mini Kleco, Wisata religi umat Katholik Goa Maria Lawangsih maupun WildAnimal Rescue Center (WRC).

 
Supported by : MENOREH MEDIA - Travel Wisata Indonesia
Copyright © 2017. WISATA KULON PROGO JOGJA BARAT 2017 - All Rights Reserved