Headline News:
1
Ragam Obyek Wisata dan Event Wisata:

TOWILFIETS

Towilfiets merupakan wisata minat khusus yang berada di Desa Bantar, Banguncipto, Sentolo, Kulonprogo, Yogyakarta, perjalanan dapat ditempuh dengan jarak sekitar 20 kilometer ke arah barat kota Yogyakarta.
Wisata Towilfiets adalah wisata desa dengan menggunakan sepeda onthel kuno berkeliling desa sambil mengenal kearifan lokal, budaya serta aktivitas kehidupan sehari-hari masyarakat di desa Bantar, Banguncipto, Sentolo. Towil sendiri merupakan nama dari seorang pemuda warga Desa Bantar yang bernama lengkap Mantowil, ia sangat hobby dengan sepeda onthel, lantas ia membuat paket Wisata Towilfiets, layanan wisata sepeda onthel keliling desa yang siap mengantarkan wisatawan keliling desa di sekitar Desa Bantar, Banguncipto, Sentolo, Kulonprogo.

 Wisatawan berkeliling desa dengan sepeda onthel

Keunikan dari Towilfiets adalah para wisatawan diajak berkeliling desa menggunakan sepeda melihat Jembatan Bantar yang dirancang oleh presiden pertama Republik Indonesia, Ir Soekarno. Selain itu, wisatawan diajak guide bertamu ke rumah warga yang menganyam tikar, membuat jamu gendong, juga ke rumah pengrajin tempe serta dikenalkan dengan berbagai  macam aktivitas sehari-hari warga masyarakat, seperti mananam padi, menuai padi, dan lain-lain. Wisata desa ini sangat diminati oleh  wisatawan baik manca negara maupun lokal.
Wisata ini dimulai sejak tahun 2007 dengan bersepeda keliling yang menawarkan suasana alam pedesaan, seni budaya serta kearifan lokal masyarakat Yogyakarta. Wisata tersebut sangat diminati oleh wisatawan dari beberapa negara seperti: Belanda, Belgia, Jepang, Suriname, Amerika dan Italia dengan rata-rata kunjungan tiap harinya hingga 10 wisatawan.
Anda tertarik dengan Wisata Towilfiets yang satu ini? 
Silahkan kunjungi alamat berikut:

Bantar, Banguncipto, Sentolo, Kulonprogo, Yogyakarta, Indonesia 55664

LOMBA DESAIN BATIK KULON PROGO

Lomba Desain Batik Kulon Progo - Dalam rangka mewujudkan nilai-nilai filosofi, proses kreativitas yang terkandung dalam selembar kain batik, yang penuh dengan unsur corak, warna / jenis kain yang mengandung nilai tradisi budaya agar supaya terus dilestarikan oleh putra-putri bangsa, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo kembali menyelenggarakan Lomba Desain Busana Batik Khas Kulon Progo 2014 (Geblek Renteng) dengan Total Hadiah Senilai Rp.70.000.000 (Tujuh Puluh Juta Rupiah).

Kunjungan Menteri Mari Elka Pengestu di Kulon Progo

Lomba ini menyajikan Desain Busana Batik Khas Kabupaten Kulon Progo (Geblek Renteng) yang diharapkan mampu menggambarkan nilai-nilai luhur serta keunikan batik Kulon Progo, dan bisa menyampaikan filosofi dan semangat untuk maju kepada masyarakat dan memperkenalkan warisan budaya bangsa dengan kreativitas dan ide-ide baru dalam pengembangannya. 
 
Lomba Desain Busana Batik Khas Kulon Progo ini dibagi dalam dua kategori busana yaitu; Busana Kerja dan Busana Casual untuk Pria dan wanita. Pendaftaran dimulai pada tanggal 15 Agustus 2014 sampai dengan tanggal 15 September 2014, dan penyerahan hasil karya paling lambat pada tanggal 30 September 2014 di Sekretariat lomba Kantor Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Kabupaten Kulon Progo, Jalan Ki Josuto, Wates, Kulon Progo.
Berikut ini Syarat dan Ketentuan  Lomba Desain Busana Batik Khas Kulon Progo 2014:

Lomba Karya Desain Busana Batik Khas Kulon Progo Tahun 2014
Pemerintah Kabupaten Kulon Progo kembali mengadakan kegiatan Lomba Karya Desain Busana Batik Khas Kulon Progo Tahun 2014 yang bisa diikuti oeh khalayak umum. Kegiatan yang diselenggarakan dengan tujuan:
1.           Memperkenalkan motif batik  khas Kabupaten Kulon Progo (Geblek Renteng) melalui kreasi desain busana
2.           Menggali ide kreatifitas dan apresiasi masyarakat dalam merancang busana batik Geblek Renteng
3.           Meningkatkan kecintaan dan kepedulian masyarakat terhadap pelestarian budaya batik
4.           Memperkaya khasanah desain busana batik khas Kulon Progo
5.           Meningkatkan promosi batik Geblek Renteng
6.           Memajukan industri batik di Kulon Progo, dan meningkatkan ekonomi masyarakat.
7.           Memperkaya khasanah desain busana batik khas Kulon Progo
Adapaun tema yang bisa menjadi acuan bagi Anda yang ingin mengikuti lomba ini adalah : BUSANA BATIK KHAS KULON PROGO SEBAGAI IDENTITAS DAN WARISAN BUDAYA BANGSA
Kategori Lomba akan terbagi dalam berbagai kategori yang tercantum seperti di bawah ini:
1.           Busana / pakaian kerja Pria
2.           Busana / Pakaian Kerja Wanita
3.           Busana / pakaian kasual Pria
4.           Busana / pakaian kasual Wanita (konvensional/muslim)
Persyaratan mengikuti Lomba
1. Peserta atas nama perorangan dan terbuka untuk umum.
2. Desain busana batik adalah desain yang dapat diaplikasikan untuk batik tulis maupun batik cap dengan motif Geblek Renteng yang merupakan motif batik khas Kulon Progo.
3. Hasil karya harus orisinil, dibuat sendiri, bukan tiruan dari desain busana batik lain dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba.
4.  Mengisi formulir pendaftaran. Formulir dapat di download di www.kulonprogokab.go.id  atau mengambil di sekretariat lomba mulai tanggal 15 Agustus sd 15 September 2014.
5. Formulir pendaftaran  dikirim paling lambat tanggal  15 September 2014 (Cap Pos ), sedangkan karya busana dikirim paling lambat tanggal 30 September 2014 (cap Pos), dengan melampirkan sketsa desain busana yang dibuat, ke Sekretariat Lomba, Dinas Perindag ESDM Kab.Kulon Progo, Jl. Ki Josuto, Wates, Kulon Progo, Telp.(0274) 773073, Kode Pos 55652
6. Panitia tidak diperkenankan mengikuti lomba.
Ada total hadiah tujuh puluh juta rupiah untuk seluruh pemenang dalam lomba ini, dan masih tersedia juga trophy dan piala. Dari 4 kategori Lomba tersebut masing-masing kategori lomba akan diambil juara 1, juara 2, dan juara 3 dengan hadiah uang tunai masing-masing sebesar 6 juta, 5 juta dan 4 juta rupiah disamping mendapatkan trophy dan piala.
Jangan lewatkan kesempatan ini, Segera daftarkan diri Anda…
Info Selengkapnya: www.kulonprogokab.go.id

LOMBA KARYA TULIS WISATA KULON PROGO

Lomba Karya Tulis Wisata Kulon Progo Tahun 2014 untuk pelajar tingkat SD, SLTP dan SLTA. Lomba Lomba Karya Tulis Wisata Kulon Progo ini diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kulon Progo bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Kulon Progo, Kantor Perpustakaan Kabupaten Kulon Progo, PT. Pos Indonesia, PD Bank Pasar Kulon Progo dan PT Bank BPD DIY.


Berikut ini selengkapnya Syarat dan Ketentuan Lomba Karya Tulis Wisata Kulon Progo 2014 dengan tema "PESONA WISATA KULON PROGO" :

LOMBA KARYA TULIS WISATA
KULON PROGO TAHUN 2014
A.  PENYELENGGARA LOMBA
Lomba Karya Tulis Wisata Kulon Progo Tahun 2014 diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kulon Progo bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Kab. Kulon Progo, Kantor Perpustakaan Kab. Kulon Progo, PT. Pos Indonesia, PD Bank Pasar Kulon Progo dan PT Bank BPD DIY.
B.   MAKSUD DAN TUJUAN
1.     Mengenalkan potensi wisata Kulon Progo sejak usia dini/remaja sebelum mengenal potensi wisata di daerah lain
2.     Media mengaplikasikan pembelajaran/ilmu yang telah diterima selama di sekolah
3.     Meningkatkan wawasan cinta daerah dalam mendukung gerakan “BELA DAN BELI KULON PROGO”
4.     Meningkatkan promosi potensi wisata dan produk pendukung Lomba Karya Tulis Wisata Kulon Progo
C.  TEMA
PESONA WISATA KULON PROGO
D.  PERSYARATAN LOMBA
1.  Terbuka untuk seluruh siswa warga Kulon Progo,  bersifat perorangan, yang dibagi dalam 3 (tiga) kelompok lomba : SISWA  SD/MI, SLTP dan SLTA .
a.   Kelompok Lomba Siswa SD/MI kelas 4 -6  (A)
-     Lomba menulis di Kartu Pos (Kartu Pos gratis dari kantor pos)
-     Tulisan tangan siswa peserta lomba
-     Minimal 5 (lima) kalimat 
b.   Kelompok Lomba Siswa SLTP (B)
-     Lomba menulis artikel
-     Naskah diketik dengan Font Arial 12
-     Ukuran Halaman Kertas A4
-     Naskah ditulis dengan spasi 1,5
-     Panjang tulisan antara 500 s/d 800 kata
c.   Kelompok Lomba Siswa SLTA (C)
-     Lomba menulis essai
-     Naskah diketik dengan Font Times New Roman 12
-     Ukuran Halaman Kertas A4
-     Naskah ditulis dengan spasi 1,5
-     Panjang tulisan antara 800 s/d 1000 kata 
2.   Ketentuan khusus
a.    Karya Tulis yang disampaikan harus sesuai dengan Tema yang telah ditentukan oleh panitia lomba karya tulis, dengan obyek wisata yang ditentukan, yaitu :
-     Pantai Trisik
-     Pantai Glagah
-     Pantai Congot
-     Waduk Sermo
-     Puncak Suroloyo
-     Gua Kiskendo
b.   Karya Tulis dapat memberikan inspirasi dan memberikan nilai positif bagi para pembaca
c.   Pembaca termotivasi  sehingga tertarik untuk mengunjungi obyek wisata  dari karya tulis tersebut
d.   Karya tulis harus berdasarkan informasi yang benar dan dapat dipertanggung jawabkan serta menarik pembaca untuk mengikuti alur ceritanya
  1. Setiap peserta lomba boleh mengirimkan lebih dari satu karya. Tulisan asli (orisinil) bukan saduran, ditulis dalam bahasa populer, dan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar sesuai dengan EYD. Kutipan diperbolehkan tidak lebih dari 20% dan wajib mencantumkan sumber referensinya.
  2. Apabila di kemudian hari diketahui ternyata karya tulis dimaksud bukan karya sendiri, maka langsung dianggap gugur
  3. Pada akhir tulisan dicantumkan identitas lengkap penulis meliputi nama, tempat/tanggal lahir, nama sekolah, alamat sekolah, alamat rumah, nomor telepon seluler dan/atau nomor telpon rumah, alamat e-mail, dan akun Facebook atau Friendster atau lainnya (bila ada).
  4. Seluruh karya tulis wajib disertai :
a. Potongan tiket masuk obyek wisata yang menjadi obyek tulisan peserta, sebagai bukti peserta telah mengunjungi obyek wisata dimaksud.
b. Kartu identitas siswa (atau surat keterangan siswa dari sekolah) Naskah lomba juga harus disertai:
  1. Kartu Pos bagi peserta SD/MI disediakan oleh PT. Pos Indonesia dan dapat diambil melalui Kantor Pos terdekat
  2. Pengiriman karya tulis hanya dapat diterima Panitia melalui Pos saja dan dialamatkan ke : Sekretariat “Panitia Lomba Karya Tulis Wisata Kulon Progo Tahun 2014” dengan alamat: Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kulon Progo, Jl. Sugiman Nomor 12, Watulunyu, Wates, Kulon Progo 55611, paling lambat 20 September 2014 (Cap Pos).
E.  DEWAN JURI DAN KETERANGAN LAINNYA
1.  Juri lomba berasal dari Dinas Pendidikan, Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan  Olahraga, Kantor Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Kulon Progo
2.    Keputusan Dewan Juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
3.    Penjurian akan dilakukan dari tanggal 21 September s/d 5 Oktober  2014
4.    Pengumuman pemenang tanggal 12 Oktober 2014
5.    Hak publikasi dan penggunaan artikel untuk kepentingan promosi wisata, kemanusiaan, pendidikan, persahabatan, dan sosial budaya menjadi milik Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olah Raga Kabupaten Kulon Progo.
6.    Penyerahan hadiah akan dilakukan pada tanggal 15 Oktober 2014
F.   HADIAH DAN PENGHARGAAN
  1. Kelompok Lomba Siswa SD (A)
Piagam, Piala & Tabungan dari PD Bank Pasar Kulon Progo
a.   Juara I       : Piagam, Piala & Tabungan Rp. 500.000,-
b.  Juara II      : Piagam, Piala & Tabungan Rp. 400.000,-
c.   Juara III     : Piagam, Piala & Tabungan Rp. 300.000,-
2.   Kelompok Lomba Siswa SLTP (B)
Piagam, Piala & Tabungan dari PD Bank Pasar Kulon Progo
a.   Juara I      : Piagam, Piala & Tabungan Rp. 750.000,-
b.  Juara II     : Piagam, Piala & Tabungan Rp. 500.000,-
c.   Juara III    : Piagam, Piala & Tabungan Rp. 400.000,- 
3.   Kelompok Lomba Siswa SLTA (C)
Piagam, Piala & Tabungan dari PT Bank BPD DIY
a.   Juara I      : Piagam, Piala & Tabungan Rp. 1.000.000,-
b.  Juara II     : Piagam, Piala & Tabungan Rp.    750.000,-
c.   Juara III    : Piagam, Piala & Tabungan Rp.    500.000,-
 Info selengkapnya: http://budparpora.kulonprogokab.go.id

FESTIVAL KULINER BANJAROYA

Festival Kuliner Banjaroya 2014 - Desa Wisata Banjaroya Kalibawang, Kulon progo, Yogyakarta kembali akan menggelar event Festival Festival Kuliner Banjaroya 2014 yang akan dilaksanakan pada hari Sabtu - Minggu, 20 - 21 September 2014 bertempat di Rest Area Pasar Bendo, Banjaroya, Kalibawang, Kulon Progo.

Festival Kuliner Banjaroya bertujuan untuk menumbuhkan semangat dan kreativitas dalam mengolah bahan-bahan lokal menjadi produk makanan yang berkualitas. Adanya kegiatan ini diharapkan bisa membangkitkan kejayaan kuliner lokal sehingga kita tidak lagi mengagung-agungkan makanan-makanan produk luar negeri.


Festival Kuliner Banjaroya 2014 ini akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp.45.000.000,- untuk 4 kategori masakan yaitu, Lomba masak berbahan baku durian, Lomba masak berbahan baku Jagung untuk peserta umum dan Lomba masak berbahan baku singkon serta lomba masak iwak kali untuk peserta lokal. 

Syarat dan Ketentuan Festival Kuliner Banjaroya 2014

1. Biaya Pendaftaran GRATIS
2. Setiap kelompok maksimal 2 orang
3. Peserta wajib mendaftarkan diri ditempat yang telah ditentukan
4. Proses memasak di area lomba
5. Durasi memasak 1 jam
6. Semua bahan siap olah
7. Materi dan bahan lomba menggunakan bahan dalam negeri ( Non import)
8. Acara dimulai jam 09.00 WIB
a. Sabtu 20 September 2014 ( Peserta lokal / khusus area Banjaroya)
    - Lomba masak kategori bahan Singkong
    - Lomba masak kategori bahan Iwak kali
b. Minggu 21 September 2014 ( Peserta Umum)
    - Lomba masak kategori bahan Jagung
    - Lomba masak kategori bahan Durian
c.  Masing-masing kategori terdiri dari 25 peserta (Kelompok)
9.  Karya lomba diberi judul dan resep ( Dibuat 2 sajian, satu untuk dilombakan dan satu untuk dicicipi )
10. Hasil lomba menjadi hak milik panitia
11. Masing-masing kelompok mendapat stimulan Rp. 100.000 (pada hari H)
12. Total uang pembinaan Rp. 45.000.000, hadiah perkategori:
a.   Juara I                       Rp. 3.000.000
b.   Juara II                      Rp. 2.500.000
c.   Juara III                     Rp. 2.000.000
d.   Juara Harapan I          Rp. 1.500.000
e.   Juara Harapan II         Rp. 1.250.000
f.    Juara Harapan III        Rp. 1.000.000
13. Daftar ulang peserta dilakukan pada hari H diarea lomba REST AREA PASAR BENDO
14. Pendaftaran dimulai tanggal 1 Austus 2014 s/d 17 September 2014, (Bila kuota terpenuhi pendaftaran ditutup )
15. Lokasi pendaftaran :
a.   Sekertariat Desa Wisata Banjaroya (Rumah Dukuh Potronalan)
b.   DISBUDPARPORA Kab. Kulon Progo, jl Sugiman 12, Watulunyu Tlp 773095
c.   Download  formulir di: http://www.mediafire.com/download_repair.php?dkey=djp7nci0v2q&qkey=bjqmbj8zpxc8bi6
 Kirim formulir ke  edy.muchsin@gmail.com atau newdewabara@gmail.com 

Info selengkapnya: http://dewabara.wordpress.com

FESTIVAL KETHOPRAK KULON PROGO

Festival Kethoprak Antar Kecamatan Kulon Progo 2014 - Pemkab Kulon Progo melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Budparpora) akan menyelenggarakan kegiatan Festival Kethoprak antar Kecamatan se-Kabupaten Kulon Progo. 

Maksud dan tujuan acara Festival Kethoprak Antar Kecamatan Kulon Progo ini dalam rangka membina, melestarikan dan mengembangkan seni budaya, serta meningkatkan kreatifitas para pelaku seni di masyarakat khususnya seni kethoprak di Kabupaten Kulon Progo. 

Festival Kethoprak Antar Kecamatan Kulon Progo

Kegiatan Festival Kethoprak yang didanai oleh dinas ini akan berlangsung di masing-masing kecamatan yang memanfaatkan lokasi diserahkan ke kecamatan, dapat di balai desa ataupun di lapangan kecamatan, sehingga masyarakat mudah untuk datang dan menyaksikan, seperti yang disampaikan Asisten Sekda Bidang Perekonomian,Pembangunan dan SDA Triyono,SIP,MSi, yang didampingi Kabid Kebudayaan Budparpora Joko Mursito. 
 
Kontingen yang akan tampil di masing-masing kecamatan telah mempersiapkan dengan lakonnya masing-masing meliputi: Kecamatan Girimulyo (6/9) tempat Balai Desa Giripurwo dengan Lakon Laskar Nyi Ageng Serang, Samigaluh (7/9) di Lapangan Samigaluh dengan Lakon ASOKA, Kalibawang (8/9) di Kompleks Kecamatan dengan Lakon Nyi Ageng Serang, Nanggulan (9/9) di Kompleks Kecamatan Lakon Raden Sanggit, Sentolo (10/9) di Lapangan Kaliagung Lakon Komandhan Tiyasa Guna, Lendah (11/9) di Jatirejo Lakon Seh Jangkung, Galur (12/9) di Kecamatan Lakon Kidung Galur, Panjatan (13/9) di belakang kecamatan Lakon Nabok Nyilih Tangan, Temon (14/9) lapangan Kedundang  Lakon Dumadining Bumi Tayuban, Kokap (15/9) Lapangan Hargomulyo Lakon Sedumuk Bathuk Senyari Bumi, Wates (16/9) di lapangan Bendungan Lakon Sulastri dan Pengasih (17/9) di lapangan Pengasih  Lakon Kidung Ing Saradan.    

Semoga acara Festival Kethoprak Antar Kecamatan Kulon Progo 2014 tersebut dapat berjalan dengan lancar dan akan semakin menyemarakkan aktivitas Pariwisata di Kulon Progo khususnya serta wilayah sekitarnya.


Sumber referensi: http://www.kulonprogokab.go.id

KULON PROGO EXPO

Kulon Progo Expo - Pameran Kulon Progo Expo merupakan sebuah kegiatan acara yang diselenggarakan langsung oleh Pemkab Kulon Progo tiap tahun. Pelaksanaan acara Kulon Progo Expo Tahun 2014 akan berlangsung pada tanggal 17 sampai 25 Oktober 2014. Pelaksanaan Kulon Progo Expo ini  bertepatan dengan HUT ke-63 Kabupaten Kulon Progo.

Lokasi acara Kulon Progo Expo akan diselenggarakan diseputar jalan dan sebagian area dalam Alun-Alun Wates. Kulon Progo Expo akan bekerjasama lagi dengan Perumda Aneka Usaha untuk kelancaran terselenggaranya acara tahunan tersebut.

Menurut Kabag TI dan Humas Pemkab Kulon Progo, Rudy Widiyatmoko SSos mengatakan bahwa walaupun pelaksanaan acara Kulon Progo Expo masih sekitar satu bulan lagi namun animo masyarakat dan dunia usaha telah banyak yang mencari informasi mengenai pelaksanaan pameran tersebut. Mereka ingin berpartisipasi pada kesempatan baik ini untuk mempromosikan produk yang mereka punyauntuk mendirikan stand di Kulon Progo Expo.



Menurut Rudy dalam pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya menjelang Hari Jadi Kulon Progo, kali ini karena awal bulan Oktober ada Idul Adha, sehingga kegiatan diundur setelah puncak Hari Jadi Kabupaten Kulon Progo ke-63 yang jatuh 15 Oktober. Komunikasi telah dilakukan untuk memperlancar pelaksanaan pameran diantaranya dengan komunitas pedagang kaki lima serta dari masyarakat olahraga yang memanfaatkan Alun-alun Wates.
Acara Kulon Progo Expo ini nantinya akan diprioritaskan pada UKM dan UMKM yang adai di Kulon Progo. Pendaftaran stand baru akan dibuka pada pertengahan bulan September 2014 ini.

Pameran Manunggal Fair atau Kulon Progo Expo dari tahun ke tahun memang menjadi daya tarik tersendiri bagi kalangan masyarakat serta dunia usaha, khususnya di Kulon Progo dan daerah sekitar Kulon Progo umumnya.

Sumber referensi:  http://www.kulonprogokab.go.id/

DESA WISATA BANJAROYA KALIBAWANG

Desa Wisata BanjaroyaDesa Wisata Banjaroya pada tahun 2013 berhasil meraih Juara Harapan I Lomba Desa Wisata Tingkat Daerah Istimewa Yogyakarta yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Daerah Istimiwa Yogyakarta. Desa Wisata Banjaroya atau Dewa Bara  merupakan sebuah desa wisata yang terletak di Jalan Raya Sentolo - Muntilan, Kecamatan Kalibawang, kabupaten Kulon Progo Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
Embung Desa Banjaroya

Desa Banjaroya ini memiliki beberapa obyek wisata menarik andalan yang sudah cukup dikenal seperti: Gua Maria Lourdes Sendangsono, Ancol Kalibawang, Agro Durian ( Festival Durian Menoreh ), Makam Kyai Krapyak Tsani, Sendang Welas Asih, Embung, dan Kampung Banjaran dengan mengandalkan kesenian tradisional seperti kethoprak, jathilan, angguk.  Tidak ketinggalan pula makanan khas kuliner lokal Desa Wisata Banjaroya seperti selondok, gula merah serta berbagai aktivitas/kegiatan masyarakat lokal sebagai daya tariknya.

Disamping itu Anda yang mempunyai hoby berpetualang dapat menikmati Sungai Progo  kegiatan rafting atau arung jeram maupun melakukan kegiatan tracking motor trail di sepanjang jalan desa yang masih alami dan sejuk. 

Obyek wisata menarik lainnya yang berdekatan dengan lokasi Desa Wisata Banjaroya yaitu obyek wisata religi Makan Nyi Ageng Serang, selain itu Anda dapat melanjutkan perjalanan ke tempat wisata terkenal Candi Borobudur yang lokasinya dapat ditempuh lebih kurang 30 menit dari lokasi ini.

MAKAM ASTANA GIRIGONDO MAKAM RAJA PAKU ALAMAN

Makam Astanan Girigondo merupakan tempat peristirahatan terakhir atau makam Raja-raja Paku Alaman maupun kerabat Pakualaman yang lokasinya terletak di kawasan perbukitan Menoreh tepatnya di Dusun Girigonda, Kelurahan Kaligintung, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasi wisata religi  Makam Astana Girigondo ini dapat ditempuh dengan jarak kurang lebih 10 km dari kota Wates kearah barat.

Makam Astanan Girigondo

Makam Astana Girigondo ini terdiri dari 6 teras, dimana setiap terasnya dihubungkan dengan tangga atau trap. Teras yang pertama merupakan teras tertinggi dengan dikelilingi tembok serta pagar besi setinggi kurang lebih 2,40 meter dengan gapura dan pintu gerbang  terbuat dari besi. Area teras yang satu dengan ukuran kurang lebih 3,2 x 2,155 meter. Di tempat ini dimakamkan keluarga Pakualaman yakni isteri, anak dan menantu, dan sudah terdapat 32 makam. Pada teras ke-2 terletak disebelah selatan teras 1, dihubungkan dengan trap dan telah berisi 8 buah makam, berikutnya teras ke-3 sudah terdapat 2 makam, teras ke-4 sudah terdapat 3 buah makam yang merupakan kerabat jauh Pakualaman, teras 5 masih kosong, serta teras ke-6 terbagi menjadi 2 bagian yakni sebelah barat sudah ada 2 makam dan sebelah timur sudah ada 7 makam.

Makam Astana Girigondo ini pertama kali dipergunakan untuk pemakaman KGPAA Paku Alam V pada thun 1900, hal ini dibuktikan dengan adanya prasasti yang menuliskan hal tersebut pada gapura makam, teras 1.

Anda penasaran dengan obyek wisata Makam Astana Girigondo ini, silahkan Anda sempatkan berkunjung kesana saat berlibur di Kulon Progo.
 
Supported by - MENOREH.NET - Media Partner
Copyright © 2014. WISATA KULON PROGO YOGYAKARTA - All Rights Reserved